Cinta Pertama

“Selamat siang semua, perkenalkan saya Tyas. Dosen Sistem Hukum Indonesia kalian yang baru.”
Sedikit perkenalan yang terkesan jutek, tapi sepertinya semua mahasiswa pria tak mempermasalahkannya. Mereka malah tak berkedip melihat aura dosen baru ini: mukanya pintar dan yang paling penting body-nya tak kalah seksi dengan Angelina Jolie-semampai dan aduhai.

“Wah rugi banget Nino titip absen, dosen barunya kece abis,” ujar Angga setelah menyenggol Rudi.

“Bener banget men, padahal kemaren Prof. Ardi udah bilang kalo penggantinya bakalan cantik,” timpal Rudi.

“Ya udah, gw sms-in deh dia. Pasti Nino datang.” jawab Angga menggebu.

Tak diduga, Nino tidak percaya begitu saja apa yang dikatakan sahabat-sahabatnya. Walaupun terkenal playboy dari zaman prasejarah, tapi ada satu prinsip yang begitu Ia percaya bahwa cewek seksi itu gak akan mungkin jadi dosen. Pasti jadi model atau paling bawah jadi reporter.

“Sumpah No, kalo elo gak percaya kita bakal traktir elo Shisha seumur hidup, gimana?”

“Wow, tawaran kalian boleh juga.” Nino melesat ke kampus dengan kecepatan ekstra.

Tak sampai lima menit, Nino memasuki kelas dengan cueknya-rambut berantakan dan kaos alakadarnya, dan hal fenomenal pun terjadi. Playboy kelas kampung hingga kelas internasional pun pasti belum pernah melakukan apa yang baru saja terjadi. Nino mencium Tyas bertubi-tubi, panas, dan saling membalas. Ternyata, Tyas adalah cinta pertama Nino, mantan cinta monyetnya, yang memutuskan pindah sekolah ke luar negeri.

Will you marry me, honey?”
I will, dear.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s