Jendela Berterali Oranye

Kali ini ibunya datang dengan selendang warna ungu-walaupun ibunya bukan janda, rok kembang bunga melati kecil-kecil, ditemani satu tahi lalat yang baru hadir di atas bibir tipisnya-padahal di pertemuan terakhir kami belum ada, dan yang lebih khusus si ibu datang membawa kitab suci. Mungkin karena anak laki-laki nomor duanya itu harus lebih mengingat Tuhan.

Didekapnya tangan ibu yang hangat melalui terali besi yang sudah karatan. “Kamu,” kata si ibu dalam serak “harus lebih sering meminta ampun.” “Ya, Bu,” ucap laki-laki itu tak kalah lirih. “Besok ulang tahunmu, kau mau ibu bawakan apa?” “Cintamu,” akhirnya ia menangis “makin terlihat sejak kita dibatasi jendela berterali ini, maafkan anakmu ini, Bu.”

Hari spesial ini, Tuhan pun membawakan laki-laki itu bingkisan. Sebuah pelangi cantik yang diberi pita warna merah. Mungkin Tuhan berpesan kepadanya agar laki-laki itu tetap semangat dan lebih berani menjalani hidup. Perempuan yang sedikit tampil berbeda datang dengan riasan lipstik tipis warna senada bibirnya, memberikan senyumnya kepada penjaga yang didadanya tertulis Sulistio. “Pak Sulistio, saya ibunya Mahdi,” katanya sopan. “Sebentar saya panggilkan, Bu.”

Jendela berterali karatan tak lagi tampak, hari ini teralinya berwarna oranye. Walaupun umurnya telah melebihi setengah abad, perempuan itu tak lupa kalau itu adalah warna favorit anak laki-lakinya yang sebentar lagi ditunggunya. “Aku akan tetap mencintainya dengan atau tanpa jendela berterali ini, dengan atau tanpa vonis seumur hidup karena anak laki-lakinya telah membunuh ayah kandungnya sendiri-pernah menjadi suaminya, dengan atau tanpa seragam Mahdi yang bernomor punggung tujuh puluh dua,” ujarnya dalam diam.

2 thoughts on “Jendela Berterali Oranye

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s