Surat untuk Malam

Malam,
Aku harus memberitahumu sesuatu,
Bahwa kaulah alasanku mencintai hitam,
Walaupun jalan menujumu adalah lelah dan perjuangan, bagiku kaulah tempat ternyaman bercerita segala cerita.
Nuansamu eksotis, magic, dan klasik yang tak pernah mati oleh zaman,
Karena kau juga aku begitu jatuh cinta pada dark chocolate.

Kau adalah penyempurna, tak ada arti kesucian bagi putih jika kau tak ada. Malam, dengan bintang-bintang yang kau punya, aku sering menghabiskan waktu untuk menghitungnya, iya ada saat-saat khusus kenapa aku menghitung bintang. Kaupun tau alasanku.
Dalam kesendirianku kau selalu menemaniku,
Bahkan terkadang kau mencarikanku teman: angin malam nan sepoi pencerita segala jejak-jejak manusia lain, yang juga mencarimu.

Hanya padamu kuteteskan hangat airmata ini, mungkin karena satu alasan sederhana: agar orang yang kucintai tak melihat ada sesuatu yang menandakanku perih, seperti saat ini.

Payakumbuh, 17 Januari 2011
@adekmaia

One thought on “Surat untuk Malam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s