Ramah

Bukan, bukan RAjin menjaMAH lho ya, bukan juga RAmbutnya maMAH, apalagi RAtapan si iMAH *garing*. Mungkin satu kata itu telah menjadi barang yang cukup langka dewasa ini. Kita sering tenggelam dalam ketinggian hati, kepemilikan dunia yang serba lebih, dan bahkan gadget yang cenderung membuat kita autis dan semakin menjauhkan diri dari sosial. Sejatinya tak ada […]

Random

Sebut saja tidak disiplin (baca: gagal) dalam merealisasikan tangan, otak, dan pikiran ini untuk menulis setiap hari secara BERURUTAN dalam the project 3oHariMenulis. Ya kontrol iman saya memang tidak mampu, sodara. Tapi Saya akan tetap bertanggung jawab dengan segala konsekuensi bahwa Desember ini, saya harus memenuhi 30 tulisan saya secara borongan, walaupun saya bukan pemborong, […]

Cinta (dalam Definisi)

Cinta adalah Ibu yang tak kenal lelah dan keluh kesah sembilan bulan menyimpanmu di salah satu bagian dari dirinya. Cinta adalah ketika ayah yang tak kenal lelah mencari nafkah siang hingga malam untuk anak-anaknya. Cinta adalah seperti matahari yang selalu menyinari bumi tanpa lupa akan hari. Cinta adalah kesetiaan janji pelangi yang akan datang setelah […]

Cahaya Itu Ada

Kata siapa punya pacar ganteng itu enak, huh! Dongkolku dalam hati.   Jam tanganku sudah menunjukkan pukul 06.30 , saatnya berlari menunggu bus. Yang pasti tanpa gak ada bus khusus jemputan sekolah dong, ya secara sekolahku adalah sekolah negeri dan berada di lingkungan sederhana. “Dit, lo kemaren malem mingguan ke mana?” tanya Sukri teman sebangkuku. […]

Kepada Malam

  Kepada malam kutitipkan seberkas harapan tolong simpan dan jangan buang karena kekasihku belum datang   kepada malam kau adalah tangan terakhir pengetuk nurani hanya kau yang mampir memberiku salam dan jangan cepat-cepat kau beranjak menjadi pagi nan dini   kepada malam hembuskanlah penyejuk iman itu tak seorangpun yang menyampaikan padaku aku ragu   kepada […]

Bukan Lagi Aku yang Dulu

Maafkan, untuk setiap ucap Lidahku telah berubah, berubah dalam sekejap yang bahkan lebih cepat dibanding petir Menggetarkan memang, menakutkan kadang, namun setelahnya?   Ini bukan lagi aku, aku yang dulu memberikan warna-warni itu Semua telah sirna, dimakan zaman yang mari kita sebut saja kejam Oh bukan, bukan sayang. Tapi kutukan, biarlah disebut begitu agar kita […]

DIA

Kurapikan serpihan hati ini yang terserak sejak kematian ayah. Cita-cita yang kugantungkan setinggi langitpun hancur berantakan, sirna seketika. Aku anak sulung yang masih berusia dua puluh satu tahun harus mengemban hidup keluargaku—Ibu dan lima orang adikku yang masih sekolah. Di tengah semester enam, kuputuskan berhenti studi sementara (BSS) yang entah kapan dapat kulanjutkan kembali. Mengayuh […]

SETITIK NILA

“Nila, hati-hati ya nak. Umi akan kangen kamu, kehilangan kamu untuk sementara. Cepat sembuh dan kamu harus tegar.” Aku merasakan kegetiran di dalam tidurku dan ada sebutir bening hangat yang jatuh membasahi, tapi tak jelas. Lorong yang sangat sunyi, bahkan sepertinya tak ada yang berniat menyinggahi kehidupannya di detik ini. Tak ada lagi penyesalan, hanya […]

Kendaraan Subuh

  Waktu ini hanya singkat, sangat singkat, sesingkat hembusan napas. Aku bahkan tak sempat meracik kembali mimpiku yang usai tanpa akhir, bersama siapa, ah aku sudah lupa.   Suara dari kaset yang menjelma seperti dentuman beduk yang selalu membangunkanku, Fajar yang selalu lebih dulu terkesiap dibanding manusia.   Kubersimpuh saat ini, duduk diiringi suara itu. […]